Home Daerah PEMDA TOLITOLI LAKUKAN EVALUASI PAD TW III TA. 2019

PEMDA TOLITOLI LAKUKAN EVALUASI PAD TW III TA. 2019

297
0
SHARE
PEMDA TOLITOLI LAKUKAN EVALUASI PAD TW III TA. 2019

tolitolikab.go.id Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menyelenggarakan rapat evaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan III Tahun Anggaran 2019 di Aula BKD pada selasa pagi (22/10).  Rapat evaluasi itu dibuka oleh Wakil Bupati Tolitoli, Hi. Abdul Rahman Hi. Budding dengan fokus utama pencapaian target PAD yang meliputi penerimaan pajak, retribusi daerah serta pengelolaan kekayaan daerah. Untuk itu, kegiatan ini menghadirkan kepala perangkat daerah yang mengelola penerimaan pajak dan retribusi daerah, bendahara penerimaan  dan para pelaksana teknis retribusi, Badan Usaha Milik Daerah yang mengelola kekayaan daerah yang dipisahkan yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Perusahaan Daerah Bongkar Muat (PD BOM), serta Bagian umum dan perlengkapan Sekretariat Daerah yang mengelola retribusi dan sewa barang milik daerah. 

Wakil Bupati Tolitoli dalam sambutannya menyampaikan bahwa efektifitas pembangunan di Kabupaten Tolitoli tidak bisa lepas dari pengelolaan PAD yang juga merupakan cermin kemandirian daerah dan penerimaan murni yang merupakan modal utama dalam membiayai pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan potensi penerimaan daerah dengan meningkatkan pendapatan asli dari sektor pajak dan retribusi daerah. 

Selanjutnya Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa tingginya belanja pemerintah ini digunakan untuk membiayai pembangunan di berbagai bidang dan sektor, baik berupa pembangunan fisik maupun non fisik. Kemandirian daerah dapat diukur sejauhmana kontribusi PAD berpengaruh signifikan terhadap anggaran pendapatan belanja daerah. Dengan demikian, tingginya PAD suatu daerah mengindikasikan mengurangnya ketergantungan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat. PAD tersebut tidak hanya berasal dari sumber pendapatan dan bantuan melainkan harus dari potensi daerah sendiri.(*AS)