Home Kabupaten Tolitoli FORUM GROUP DISCUSSION ( FGD) PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ADMINISTRASI PEMERINTAHAN (SOP-AP)

FORUM GROUP DISCUSSION ( FGD) PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ADMINISTRASI PEMERINTAHAN (SOP-AP)

140
0
SHARE
FORUM GROUP DISCUSSION ( FGD) PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ADMINISTRASI PEMERINTAHAN (SOP-AP)

tolitolikab.go.id. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tolitoli melaksanakan Forum Group Discussion ( FGD) penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan (SOP-AP) dan Standar Pelayanan (SP) tahun 2021 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Tolitoli dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik   dr.  Herlina, MM  pada Kamis pagi (08/04) di Aula Suwot Pollimpungan Kantor Bupati Tolitoli.

Dalam sambutan Bupati Tolitoli dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik  dr.  Herlina, MM mengatakan sesuai tujuan kebijakan reformasi birokrasi di indonesia  yang tertuang di regulasi  yakni membangun profil dan perilaku aparatur negara yang memiliki integritas produktifitas dan bertanggung jawab serta memiliki kemampuan pelayanan melalui pola pikir diharapkan perubahan sistem  pelayanan mampu menjangkau di setiap aspek birokrasi.

SOP adalah aspek penting dari setiap sistem  kualitas yang akan menghadirkan kemampuan untuk bekerja secara selaras dan sesuai standar yang ada. SOP yang dibuat dengan benar  akan memastikan  tim beroperasi dalam proses yang formal dan terkoordinasi oleh karenanya untuk  meningkatkan produktivitas dengan mengurangi risiko kesalahan  setiap orang dituntut melakukan hal yang benar karena harapan di sebuah organisasi adalah // setiap orang harus mengikuti aturan yang sama maka  harus dijelaskan  aturan secara baik dengan  mendokumentasikannya melalui SOP yang benar.

standar operasional prosedur atau SOP adalah proses terdokumentasi yang dimiliki suatu lembaga  untuk memastikan bahwa layanan dan produk disampaikan secara konsisten setiap waktu selain itu digunakan untuk menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan  atau praktik operasional di organisasi.

SOP dijadikan sebagai patokan atau pedoman dalam bekerja  yang sesuai dengan tata kerja prosedur dan sistem kerja di perusahaan.  Selain itu juga dijadikan sebagai acuan bekerja sesuai dengan alat penilaian kinerja pegawai di dalam setiap kelembagaan.

SOP memiliki peran yang sangat penting untuk merumuskan SOP yang benar-benar sesuai dengan peruntukannya,  tanpa adanya SOP di setiap lembaga maka seluruh bagian di lembaga seakan-akan tidak memiliki pedoman yang jelas dan pedoman baku sehingga akan menurunkan efektivitas pekerjaan adanya SOP sangat penting untuk mencapai keuntungan secara maksimal dengan pekerjaan yang lebih efektif.

Paparan Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan ( SOP-AP) dan Standar Pelayanan (SP)  M. kafrawi Al-Kafiah Samsu, S. Sos,  M. Si mengatakan maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk mewujudkan pelayanan perizinan dan non perizinan yang cepat,  efektif,  efesien,  transparan dan memberikan kepastian hukum serta terwujudnya hak-hak masyarakat dan investor untuk pelayanan pelayanan dibidang perizinan sedangkan tujuannya adalah menjadi acuan pada pelaksanaan kegiatan dan penataan tata laksana instansi pemerintah yang efektif dan efesien,  tersedianya pedoman (SOP-AP)  dan SP dalam memperoleh hasil kerja yang paling efektif dari para pekerja dengan biaya yang serendah-rendahnya.

Kegiatan ini turut dihadir kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayana Terpadu Satu pintu Kabupaten Tolitoli Nurleli,  SH. MH,  Tim penyusun  standar operasional administrasi pemerintahan (SOP-AP) dan standar pelayanan (SP) M. kafrawi Al-Kitab Kafiah Samsu,  S. Sos, M. Si, para perangkat dan unit kerja lingkup pemerintah kabupaten tolitoli, peserta dan undangan lainnya.

(Tim Liputan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan)